Rabu, 03 Desember 2014

Rumus-rumus kelistrikan dan pengertiannya


Pengertian dan Rumus-rumus Daya Listrik merupakan sebuah materi Fisika yang akan kita bahas pada Blog Pendidikan Indonesia ini,maka daripada itu persiapkan diri anda untuk menerima pelajaran yang akan disampaikan kali ini.Untuk mengawali materi Daya Listrik terlebih dahulu kita harus mengetahui apa itu Daya Listrik ? silahkan perhatikan penjelasan berikut ini :

Daya listrik didefinisikan sebagai laju hantaran energi listrik dalam sirkuit listrik. Satuan SI daya listrik adalah watt yang menyatakan banyaknya tenaga listrik yang mengalir per satuan waktu (joule/detik).

     Rumus-Rumus Dasar Elektrikal (Daya)
Daya Listrik dapat dibagi menjadi 3 macam yaitu sebagai berikut :

1. Daya Nyata (P)
2. Daya Semu (S)
3. Daya Reaktif (Q)

Berikut penjelasan singkat dan rumus-rumus daya listrik :

    
     A. Daya Nyata (P)
Daya nyata merupakan daya listrik yang digunakan untuk keperluan menggerakkan mesin-mesin listrik atau peralatan lainnya.

    Line to netral / 1 fasaP = V x I x Cos Ø

    Line to line/ 3 fasaP = √3 x V x I x Cos Ø

    Ket :
    P = Daya Nyata (Watt)V = Tegangan (Volt)I = Arus yang mengalir pada penghantar (Amper)Cos T = Faktor Daya

    
     B. Daya Semu (S)
Daya semu merupakan daya listrik yang melalui suatu penghantar transmisi atau distribusi. Daya ini merupakan hasil perkalian antara tegangan dan arus yang melalui penghantar.

    Line to netral/ 1 fasa S = V x I

    Line to line/ 3 fasa S = √3 x V x I

    Ket :
    S = Daya semu (VA)
    V = Tegangan (Volt)
    I = Arus yang mengalir pada penghantar (Amper)

    
     C. Daya Reaktif (Q)
Daya reaktif merupakan selisih antara daya semu yang masuk pada penghantar dengan daya aktif pada penghantar itu sendiri, dimana daya ini terpakai untuk daya mekanik dan panas. Daya reaktif ini adalah hasil kali antara besarnya arus dan tegangan yang dipengaruhi oleh faktor daya.

    Line to netral/ 1 fasa
    Q = V x I x Sin Ø

    Line to line/ 3 fasa
    Q = √3 x V x I x Sin Ø

    Ket :
    Q = Daya reaktif (VAR)
    V = Tegangan (Volt)
    I = Arus (Amper)
    Sin T = Faktor Daya

Dari penjelasan ketiga macam daya diatas tersebut, dikenal juga dengan Segitiga Daya. Dimana Pengertian umum dari Segitiga Daya adalah suatu hubungan antara daya nyata, daya semu, dan daya reaktif, yang dapat dilihat hubungannya pada gambar bentuk segitiga dibawah ini :

dimana :
P = S x Cos Ø (Watt)
S = √(P2 + Q2) (VA)
Q = S x Sin Ø (VAR)

Senin, 01 Desember 2014

Tindakan preventif untuk mencegah bahaya listrik

Tidak bisa dipungkiri bila kegiatan industri di berbagai sektor seperti halnya rumah sakit, pusat perbelanjaan, sekolah, perkantoran, bahkan rumah tangga sangat tergantung pada listrik.

WALAUPUN dalam kondisi tertentu seperti listrik mati fungsinya bisa dialihkan padagenset, namun keberadaan listri tetap penting artinya.

Keberadaan alat-alat elektronik seperti AC, kulkas, kompor listrik, oven, kipas angin, penanak nasi listrik, dan lain sebagainya yang memudahkan pekerjaan rumah tangga sangat bergantung pada listrik. Walaupun mempermudah, harus diingat bahwa tetap berisiko jika perawatannya diabaikan. Apalagi jika di rumah Anda ada anak usia balita.

Oleh karena itu, agar listrik tetap aman dan nyaman digunakan, ada beberapa tip dari PT PLN yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:

    Jangan menumpuk stop kontak pada satu sumber listrik.
    Gunakan pemutus arus listrik ( sekering ) yang sesuai dengan daya tersambung, jangan dilebihkan atau dikurangi.
    Kabel-kabel listrik yang terpasang di rumah jangan dibiarkan ada yang terkelupas atau dibiarkan terbuka.
    Jauhkan sumber-sumber listrik seperti stop kontak, saklar, stop kontak, steker (kontak tusuk) yang telah terjamin kualitasnya dan berlabel SNI (Standar Nasional Indonesia)/LMK (Lembaga Masalah Kelistrikan) / SPLN (Standar PLN).

sumber: KOMPAS

08112522225

10 Tips cara menghemat listrik

Menghemat listrik adalah suatu kegiatan yang dapat membuat konsumsi energi listrik menjadi berkurang dengan berbagai cara. Selain listrik, kita perlu juga berhemat air yang kita dapat dengan cara membayar (PAM) maupun yang kita raih dengan cara gratis (sumur bor).

Dampak dari pemborosan energi listrik, air dan sumber daya lainnya umumnya bersifat negatif serta akan memberikan kerugian bagi kita semua di masa yang akan datang. Listrik yang terbatas sebagian dibangkitkan dari PLTU atau pembangkit listrik tenaga uap dan pembangkit listrik lainnya yang menimbulkan polusi bagi lingkungan hidup.

Air bawah tanah yang secara beramai-ramai dan tidak terkendali kita sedot dapat habis. Menurunnya debit air tanah mampu mempercepat intrusi air laut ke darat serta dapat menurunkan atau merembeskan tanah ke bawah sehingga lama kelamaan akan tenggelam oleh air laut.

Melihat dari dampak yang ditimbulkan dari penggunaan listrik dan air yang berlebih, maka ada baiknya kita melakukan beberapa hal di bawah ini untuk membantu menjaga kelestarian alam dari kerusakan yang serius.
Tips Cara Menghemat Listrik PLN

1. Matikan lampu jika kita tidak menggunakannya.
2. Gunakan lampu hemat energi yang terang (bukan bohlam lampu pijar)
3. Cabut steker listrik barang elektronik yang tidak kita gunakan. Bisa juga menggunakan stop kontak untuk mematikannya.
4. Gunakan alat penghemat listrik yang bagus.
5. Matikan lampu, tv, radio, dll saat tidur.
6. Pilih barang elektronik yang hemat listrik.
7. Ajari anak dan keluarga untuk hemat energi listrik.
8. Cabut charger ponsel saat indikator energi hp sudah penuh.
9. Gunakan energi gas lpg untuk memasak.
10. Gunakan energi matahari untuk memanaskan air, dll.

Semoga tagihan listrik anda berkurang di bulan berikutnya…

08112522225

Cara menghitung daya listrik

Daya listrik atau watt listrik adalah satuan yang seringkali menjadi pertanyaan bagi kita orang awam yang ingin membeli sebuah komponen atau alat elektronik seperti Komputer, laptop, dinamo air mesin cuci ataupun kipas angin karena dengan mengetahui daya listrik alat diatas akan sangat bermanfaat dalam memperkirakan batas maksimal dari listrik rumah dan juga kita dapat memperkirakan total biaya kebutuhan listrik rumah kita.
Untuk menghitung daya listrik sangatlah mudah kita tinggal mencari tegangan listrik /voltase dan arus listrik / ampere yang dibutuhkan alat elektronik tersebut, lalu kita kalikan antara voltase dengan arus listrik, karena rumus untuk mencari daya listrik adalah :

P = V . I

P = Daya listrik dengan satuan Watt (W)
V = Tegangan listrik dengan satuan Volt (V)
I = Arus listrik dengan satuan Ampere (A)
Misal jika kita mempunyai adaptor dengan voltase 12V dan ampere 2A maka daya listrik / watt adalah : 12 x 2 = 24
Jadi daya listrik adaptor tersebut maksimal 24W, semoga informasi diatas dapat membantu menghitung watt atau daya listrik
(berbagai sumber)

08112522225

Rumus watt,volt dan ampere

Rumus Watt & Volt Ampere
Satuan Watt disebut daya dan untuk menghitung watt maka digunakan rumus daya yaitu :

Rumusnya adalah :
W= V x A
berarti Watt = Volt X Ampere

Maka dari itu fakta VA bukanlah watt karena VA adalah daya yang tersedia, sedangkan watt adalah daya yang digunakan, itulah sebabnya ada UPS 1200VA ternyata hanya mampu mengeluarkan 600Watt.

Beda VA dengan Watt :
VA dan Watt adalah satuan daya bedanya:
VA=VOLT X AMPERE
WATT=VOLT X AMPERE X COSQ
Jadi VA adalah daya semu, sedang WATT adalah daya nyata

1 horse power (hp)/ 1 PK = Berapa Kw ( kilowatt) Dan Berapa Ampere
Pada tabel Konversi satuan daya :
1 hp = 745,7 watt = 0,746 kW.
1 hp (Inggris) = 1,014 PK (Belanda)
NB:Kita di Indo sudah biasa menyamakan 1 hp = 1 PK.
Untuk single phase 220 V :
1 hp = 745,7 watt : 220 V = 3,39 Ampere.
Untuk 3 phase 380 V :
1 hp = 745,7 watt : (380×1,73) = 1,13 Amp.
Dengan catatan semua perhitungan dengan menganggap Cos phi nya = 1 (satu).
Demikian semoga bermanfaat.

MENGHITUNG PEMAKAIAN ARUS (I)
Jika diketahui daya listrik 3 phase sebesar 10500 watt, maka utk menghitung berapa besar arus dri daya tsb dpt dilakukan dgn menggunakan persamaan sbg :
P = i . v . V3(akar 3)
i = P : v . V3
I = 10500 : 380 . 1,732
I = 15,953 A.
Maka dgn demikian kita bsa menggunakan MCB 3 phasa sebesar 16 ampere.

Apa hubungannya : watt, volt dan amper?
Saya membutuhkan listrik untuk power dinamo 1000 watt ( kalau gak salah 1 PK ), agar tidak kebakar maka ingin saya kasih pembatas MCB, tapi harus MCB berapa amper ya? Terima kasih

Hubungannya P (watt) = I (ampere) x V (volt) x cos Phi
dimana cos Phi adalah power faktor dari motor listrik, harganya sekitar 0,8 ~ 0,9
Untuk motor listrik 1000 watt membutuhkan arus sekitar 5 ~ 5,6 Ampere pada tegangan 220 V (1 fasa). Bila menggunakan MCB sebenarnya cukup 6 A, tapi mungkin akan sering trip/ jatuh karena saat start motor listrik menarik arus 1,5 ~ 2 kali dari keadaan jalan dan berbeban penuh. Lebih baik menggunakan MCB 10 A
kalo motor ny 1000w maka arus nominal nya = 1000/220= 4,6a
kalo pasang mcb harus 2.5 kali dari arus nominal maka 2.5 x 4.6 = 11,36 amper
jadi kamu pake mcb yang 10 ampere
itu menurut PUIL(persyaratan umum instalasi listrik)

SMS / WA.081578478692

Cara menghitung kebutuhan Ampere pada MCB

Cara menghitung kebutuhan Ampere pada MCB

Menghitung kebutuhan ampere
3 Ø ( phasa ) I = P/ (akar 3).V.cos j
1 Ø ( phasa ) I = P/ V.cos j
P : Daya kW
V : Tegangan Volt
Misal:
Sebuah motor listrik 3 Ø mempunyai daya : 2 kW
Berapa kebutuhan Ampere pada MCB ?
nilai cos j minimal dari PLN = 0.85

I = P/ (Ö3).V.cos j
= 2000 / (akar 3).380.cos j
= 2000 / (akar 3).380.0,85
= 3.6 A
Arus nominal pada Rating MCB harus lebih besar dari arus yang dibutuhkan oleh peralatan yang terhubung. Pilih MCB yang mempunyai rating araus sebisa mungkin lebih tinggi tetapi mendekati hasil perhitungan:
Ampere yang digunakan pada MCB : 4 A

Harga Panel AMF-ATS.

Anda sedang membutuhkan panel ATS / AMF untuk
rumah atau tempat kerja/usaha anda...
Spesifikasi AMF ATS Satu/Tiga Phase sampai
dengan 10kVA
1. Box Panel 600 x 400 x 200 plat 1,5mm wall
mounting powder coating 2. Magnetic contactor
LC1D25M7
3. MCB 1P 32A Schneider Electric
4. MCB 1P 6A Schneider Electric
5. Battrey Charger 12V/6A Smartgen
6. Auto start Module SDA-Tronic
7. Rele MY2 Omron
8. Metering (CT, Amperemeter,Voltmeter) CIC
9. Pilot Lamp, Push Botton
10.Wiring Diagram
Harga Per unit AMF - ATS Satu Phase 10kVA
Rp.8.700.000
Spesifikasi Panel AMF - ATS 30kVA dengan
Motorized COS
1. Box Panel 500 X 700 X 200 Plat 1,5mm wall
mounting powder coating 2. Motorized COS 4P 63A
ATYS S 4P 63A Socomec
3. Battrey Charger 12V/6A Smartgen
4. AMF Module DSE3110 Deepsea
5. Rele Omron MY2
6. MCB 1P 6A Schneider Electric
78. Terminal Block 4P 60A
8. Pilot Lamp, Push Botton
9.Wiring diagram dan manual
Harga Per unit Panel AMF - ATS 30kVA
Rp.15.500.000
Spesifikasi Panel AMF - ATS 60kVA dengan
Motorized COS
1. Box Panel 800 X 600 X 200 Plat 1,5mm wall
mounting powder coating 2. Motroized COS 4P
100A ATYS S 4P 100A Socomec
3. MCCB 3P 100A Schneider Electric
4. Battrey Charger 12V/6A Smartgen
5. AMF Module DSE4420 Deepsea
6. Rele Omron MY2
7. MCB 1P 6A Schneider Electric
8. Metering (CT, Amperemeter, Voltmeter) CIC
9. Terminal Block 4P 100A
10. Pilot Lamp, Push Botton
11.Wiring diagram dan manual
Harga Per unit Panel AMF - ATS 60kVA
Rp.20.500.000
Spesifikasi Panel AMF - ATS 100kVA dengan
Motorized COS
1. Box Panel 1600 x 600 x 500 Plat 1,5mm free
standing powder coating 2. Motorized COS 4P
160A ATYS 3S 4P 160A Socomec
3. MCCB 3P 160A Schneider Electric
4. Battrey Charger 24V/7.5A Monicon
5. AMF Module DSE4420 Deepsea
6. Rele Omron MY2
7. MCB 1P 6A Schneider Electric
8. Metering (CT, Amperemeter, Voltmeter) CIC
9. Terminal Block 4P 200A
10. Pilot Lamp, Push Botton
11.Wiring diagram dan manual
Harga Per unit Panel AMF - ATS 100kVA
Rp.26.500.000
Spesifikasi Panel AMF - ATS 145kVA dengan
Motorized COS
1. Box Panel 1600 x 600 x 500 Plat 1,5mm free
standing powder coating 2. Motorized COS 4P
250A ATYS 3S 4P 250A Socomec
3. MCCB 3P 160A Schneider Electric
4. Battrey Charger 24V/7.5A Monicon
5. AMF Module DSE4420 Deepsea
6. Rele Omron MY2
7. MCB 1P 6A Schneider Electric
8. Metering (CT, Amperemeter, Voltmeter) CIC
9. Terminal Block 4P 200A
10. Pilot Lamp, Push Botton
11.Wiring diagram dan manual
Harga Per unit Panel AMF - ATS 100kVA
Rp.27.000.000
Spesifikasi Panel AMF - ATS 200kVA dengan
Motorized COS
1. Box Panel 1800 X 800 X 600 Plat 2mm free
standing powder coating
2. Motorized COS 4P 400A ATYS 3S 400A Socomec
3. MCCB 3P 400A Schneider Electric
4. Battrey Charger 24V/7.5A Monicon
5. AMF Module DSE4420 Deepsea
6. Rele Omron MY2
7. MCB 1P 6A Schneider Electric
8. Metering (CT, Amperemeter, Voltmeter) CIC
9. Pilot Lamp, Push Botton
10.Wiring diagram dan manual
Harga Per unit Panel AMF - ATS 200kVA
Rp.54.000.000
Spesifikasi Panel AMF - ATS 400kVA dengan
Motorized MCCB
1. Box Panel 2000 X 800 X 800 Plat 2mm free
standing powder coating
2. Motorized MCCB 4P 630A NSX630N Schneider
3. Battrey Charger 24V/7.5A Deepsea
4. AMF Module HGM7220 Smartgen
5. Rele Omron MY2
6. MCB 1P 6A Schneider Electric
7. Metering (CT, Amperemeter, Voltmeter) CIC
8. Pilot Lamp, Push Botton
9. Busbar 30 x 10 Ex import
10.Wiring diagram dan manual
Harga Per unit Panel AMF - ATS 400kVA
Rp.70.000.000
* Harga per November 2014
* belum termasuk ongkir+pemasangan
WA:08112522225

081804800159

081578478692

Email: petronarwastu@yahoo.com


www.petronarwastubms.com


pin BB 30DB3DEA